Sabtu, 13 Februari 2010

secret admirer III


"temuin gw dikantin sekolah"

alliyah masih memikirkan kata-kata temanya itu .
sebenarnya ada apa ya temanya itu menyuruh alliyah ke kantin .
alliyah berdiri dan beranjak dari tempat duduknya
dan segeralah ia menuju kantin

"ada apa siy fina " dia memandangi temanya yang sedang di emosi , nampaknya seperti itu
"girl , gw kasih tau ya . lo gausa de bolak balik ke kelas gw "
"apaain se lo "
"lo tu nyebelin . cari perhatian banget siy "
"idih " alliyah memandang aneh kepada fina
"lo ke kelas gw mo cari jaz khan .gini yah teman , lo mendingan gausa bolak-balik ke kelas gw lagi "
"apah ?" alliyah heran
"iyah . jaz ga suka sama lo , " jelasnya
"iya gw tau ."
"yaudah makanya lo gausa ke kelas lagi " fina pergi meninggalkan alliyah . alliyah kesal tapi ingin tertawa aja melihat tingkah fina . "haha ,"
dia kembali ke kelasnya dengan penuh emosi
dia ingin sekali cepat-cepat menceritakan apa yang telah terjadi tadi .
"gw sebel " sahabat-sahabatnya menghampiri alliyah
"kenapa ?" tanya mereka penasaran
"iyah , apa coba maksud si fina ngelarng gw ke kelas dia "
"hah ? serius lo , udah gw bilang gosip dia suka sama haz itu bener "
"bener apanya . ya terus kenapa emangnya ? gw cuma suka sama jaz . gw kagum dan kalau dipikir-pikir dia lebih deket sama jaz . toh jaz gasuka sama gw , bahkan dia ga tau . " alliyah emosi dan tak bisa menahan kesabaran lagi
"iya iya gw tau . sabar donk " okta menenangkan alliyah
"gw kecewa , gw sebel sama si fina . gw kira dia baik . eh nyatanya ."

alliyah kembali ke tempat duduknya dan menceritakan semuanya terhadap teman-teman terdekatnya
ia tak mengerti apa yang telah dipikirkan oleh fina
si jaz khan bukan pacar dia .pikir alliyah

saat pulang sekolah alliyah dan teman-temanya menongkrong di cafe sekolah
alliyah masi bad mood dengan keadaan tadi .
dia memandangi ice chocolate yang ada di hadapanya dan tak selera untu meminumnya
"al , lebay lo ah ! gtu aja kepikiran " sari membangunkan alliyah dari lamunanya
"lo sabar ya . dia emang gtu .jangan dipikirin lagi deh omongan fina " sari mencoba menenangkan begitupun kedua sahabat lainya
"tapi gw kesel "
"kesel si boleh . tapi lo rugi kalo mikirin omongan orang itu . fina cemburu . lo cba ngerti de . lagian lo ga salah coy " restipun menenangkan
"iya benar betul . lo jangan pikirin dia " lanjut okta

alliyah cukup merasa tenang setelah mendengar motivasi dari teman-temanya itu
"lo semua emang salah satu motivator terbaik gw "
alliyah tersenyum dan akhirnya dia kembali bercanda bersama teman-temanya
ice chocolate yang merupakan faovorit dari dia pun akhirnya ia minum .

saat sedang bercengkrama tiba-tiba okta mengatakan sesuatu yang menurut dia akan membuat hati alliyah sangat senang
"man , pangeran lo man . rejeki banget buat lo "
saat menoleh , tiba-tiba alliyah tersentak refleks dari tempat duduk.nya , minumanya pun keselek . dia sangat terkejut melihat sosok yang sangat ia kagumi .JAZ
alliyah langsung salah tingkah , seperti biasa jika dia melihat sosok jaz
dia tersenyum bahkan tertawa riang membuat sebagian dari pengunjung terheran-heran
"huauahahahhaaa .liat tu kelakuan temen lo " ejek resti
"coy deketin dia coy . pura-pura beli capucinno . katanya itu minuman kesukaan dia"
hahah . alliyah langsung salting . ditariknya tangan sahabatnya okta untuk menemani dia memesan capucinno
"gw grogi man "
"ih buru . mumpung dia disana " teman-temanya tertawa melihat kekonyolan alliyah
alliyah diikuti sahabatnya okta akhirnya menghampiri jaz
belum sampai kesamping jaz . alliyah sudah berbalik arah , kembali menuju tempat duduknya
"gw maluuuu! " katanya sambiil menutup muka
"ih lo mah! kesempatan"

akhirnya , seperti biasa . hanya bisa memandang dari kejauhan d
itu lah yang bisa dilakukan oleh alliyah tercinta
memandangi pangeranya dari jauh .
alliyah senang alliyah tertawa dan alliyah cukup bahagia
walaupun dia sempat kesal dengan perlakuan fina . tapi kali ini dia senang
tak disadari saat dia sedang memandangi jaz , teman jaz melihat dan langsung menunjukanya kepada jaz . jaz menoleh dan alliyahpun menyembunyikan wajahnya di bawah meja . dia malu dan hanya bisa melihatnya dari jauh

"lo kenapa si ga deketin dia " tanya okta
"hey ho gw cewek man . lagian buat berdiri disamping dia aja gw ga punya nyali "
"terus apa lo ga cape kaya gini "rsti heran
"apa lo pengen jadi secret admirer terus-terusan ?"
alliyah menghela nafasnya dan menjawab pertanyaanya
"jawaban gw adalah . gw masih ngerasa seneng kaya gini .hanya sebatas mengaggumi dan menjadi seorang secret admirer .dan itulah gw , gw sadar jaz ga cocok buat gw . dan gw itu bukan hidup di dunoa dongeng . emang bener tidak ada yang tidak mungkin . tapi jika itu tidak mungkin , gw udah cukup bahagia menjadi seorang secret admirer

seorang secret admirer
seorang secret admirer yang jati dirinya hampir ketauan
tak pernah jera untuk mengaggumi seseorang dari jauh
seorang yang hobby menjadi penguntit
dan tak pernah berani menunjukan jati dirinya

Alliyah hanya saeorang gadis biasa yang cukup puas menjadi seorang secret admirer
ia tak ingin bermimpi untuk menjadi seorang putri yang bisa mendampingi jaz
walaupun terkadang ia berharap
alliyah merasa dia hanyalah seorang gadis biasa
yang tak pernah tau bagaimana perasaan sang pangeranya
bahkan tak tau apakah pangeranya itu tau tentang dirinya

ALLIYAH ADLAH SEORANG SECRET ADMIRER
UNTUK JAZ
YA UNTUK JAZZ


I will fly into your arms
And be with you till the end of time
Why are you so far away
You know it’s very hard for me to get my self close to you-i will fly .ten to five

0 komentar:

Posting Komentar